Akhir tahun 2015 menuju 2016

Dipenghujung tahun 2015, saya mendapatkan tawaran dari atasan untuk mewawancarai salah satu anggota DPD RI perwakilan provinsi Bengkulu yakni bapak Ahmad Kennedi. Saya pun langsung mengambil tawaran tersebut. Tibalah hari H saya untuk mewawancarai bapak yang terkenal dengan gurauan dan senyumnya ini. Ketika awal saya bertemu dengan sosok beliau, ada rasa kegugupan yang saya rasakan diawal pertemuan. Ketika opening program saya pun langsung memperkenalkan beliau, so surprise beliau mencairkan suasana dengan gurauan. 

Dalam talkshow 3 bulan lalu, kami membicarakan tentang kunjungan hari kerja bapak Kenedi. Dimana beliau melakukan hari kerja dan berkunjung ke kabupaten provinsi Bengkulu, tidak hanya itu beliau juga bercerita tentang keadaan kota Bengkulu sendiri, disini beliau mengutarakan agak sedikit prihatin dengan kawasan kota bengkulu khususnya tempat rekreasi kota bengkulu. Memang saat ini taman remaja menjadi pembicaraan di beberapa media kota bengkulu. Sehingga dalam pembicaran kami banyak membicarakan tentang pariwisata bengkulu. Dari talkshow yang awalnya hanya sekitar satu jam, saya lebihkan 30 menitan, karena banyak sekali pendengar memberikan komentar. 




Berbicara mengenai Bengkulu memang tidak ada habisnya,ada banyak hal yang bisa dikembangkan khususnya dibidang pariwisata. Diakhir pembicaraan saya dan bapak Kenedi, beliau berpesan akan tetap memperjuangkan agar Bengkulu menjadi kota yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun luar. Tak disangka bahwa sosok kenedi adalah orang yang low profile, ramah dan suka berbincang dalam artian membincangkan hal-hal yang menjadi isu lokal. Ada rasa bangga didalam hati saya mengingat saya hanya bisa memandangi beliau dari televisi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar

Adbox