Saling Mengerti dan Memahami




Pagi januari 2016 

Mengerti seseorang adalah pelajaran yang tidak kita dapatkan di sekolah, sikap pun begitu. Apa salahnya bersikap baik dan selalu tersenyum menghadapi hal yang membuat kita kesal. Untuk mengerti seseorangpun memang tidak mudah, semua ini dialami oleh semua orang. Pelajaran hari ini membuat saya belajar lagi tentang arti bersikap dan mengerti. Saya juga bukan orang yang sempurna, bahkan masih jauh dari kata itu. Tidak ada salahnya kan untuk bersikap baik dan mengerti, i used to be like that. Melihat seorang anak yang ditanya selalu tampak tidak senang, mengingatkan saya yang dulu. Oh betapa saya seperti anak kecil, dan saya mengakui saya salah. Dan saat ini saya merasakan bahwa saya rindu dengan sosok perempuan yang telah lanjut usia, yaitu ibu saya.

Cerita ini terjadi tepat didepan mata kepala saya sendiri. Sang anak hanya diam saja ketika ditanya oleh ibunya, dengan sabar ibu membujuknya dan mengerti kemauan sang anak. Karena sang anak tidak merespon ibunya akhirnya ibunya berteriak atas perlakuan sikap sang anak. Akhirnya sang ibu pun menangis, melihat ibunya menangis sang anak hanya bisa terdiam dan tidak membuat ia jerah dan menyadari kesalahannya. Bukannya refleksi diri, sebaliknya ia masih menyalahkan orang tuanya. Ingin saya memarahi anak tersebut, tapi apalah daya saya yang hanya orang luar.Ya allah semoga hamba menjadi anak yang berbakti. Aminnn....


Tidak ada salahnya kita sebagai anak mengerti dan menghargai sikap orang tua kepada kita, terlepas ia benar ataupun salah. Tapi saya yakin orang tua menasihati anaknya demi kebaikan anaknya lah. Dan berharap kejadian tadi atau tulisan ini menjadikan saya untuk tidak menjawab atau melawan orang tua dan kakak2 saya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar

Adbox